Skip to main content

Alfiyah Bab Kalam Lirik Latin Terjemahan

Daftar Isi [ Tampil ]

الكَلَامُ وَمَا يَتَأَلَّفُ مِنْهُ

Bab Kalam Dan Sesuatu Yang Tersusun Darinya

Kalam, kalim, kalimah, dan qaul

كَلامُنَا لَفْظٌ مُفِيدٌ كاسْتَقِمْ ۞ وَاسْمٌ وَفِعْلٌ ثُمَّ حَرْفٌ الْكَلِمْ

Kalaamunaa lafdhun mufiidun kastaqim – wasmun wa fi’lun tsumma harfunil kalim

Artinya: Kalam menurut kami (ulama nahwu) adalah kata yang memberikan pengertian. Seperti ucapan  إِسْتَقِمْ (istiqamahlah). Adapun isim, fi’il dan furuf adalah (tiga komponen) yang dinamakan kalim.

وَاحِدُهُ كَلِمَةٌ والقَوْلُ عَمْ ۞ وَكِلْمَةٌ بِهَا كَلاَمٌ قَدْ يُؤَمْ

Waahiduhu kalimatun wal qaulu ‘am – wakilmatun bihaa kalaamun qad yu’am

Artinya: Tiap satu dari (komponen kalim) disebut dengan kalimat. Adapun qaul itu lebih umum. Dan terkadang orang-orang Arab menyebut kalimat dengan istilah kalam.

Macam-macam kalimah dan ciri-cirinya

بِالجَرِّ وَالْتَّنْوِينِ وَالنِّدَا وَأَلْ ۞ وَمُسْنَدٍ لِلاِسْمِ تَمْيِيزٌ حَصَلْ

Biljarri wa at-tanwiini wa an-nidaa wa al – wa musnadin lil ismi tamyiizun hashal

Artinya: Dengan sebab jar, tanwin, nida’, al, dan musnad, tanda pembeda untuk kalimah Isim menjadi jelas.

بِتَا فَعَلْتَ وَأَتَتْ وَيَا افْعَلِي ۞ وَنُونِ أقْبِلَنَّ فِعْلٌ يَنْجَلِي

Bitaa fa’alta wa atat wayaf’alii – wa nuuni aqbilanna fi’lun yanjalii

Artinya: Dengan tanda ta’ khithab pada lafadz فَعَلْتَ, tanda ta’ ta’nits pada lafadz أَتَتْ, tanda ya’ muannats mukhathabah pada lafadz افْعَلِي, dan huruf nun pada lafadz أقْبِلَنَّ, maka kalimat fi’il menjadi jelas.

سِوَاهُمَا الْحَرْفُ كَهَلْ وَفي وَلَمْ ۞ فِعْلٌ مُضَارِعٌ يَلِي لَمْ كَيَشَمْ

Siwaahumaa al-harfu kahal wa fii wa lam – fi’lun mudhaari’un yalii lam kayasam

Artinya: Selain keduanya (tanda kalimah isim dan fi’il) itu disebut dengan kalimah huruf, seperti lafadz هَلْ, في, dan لَمْ. Adapun ciri-ciri fi’il mudhari’ adalah dapat mengiringi لَمْ, seperti ucapan لَمْ يَسَمْ.

وَمَاضِيَ الأفْعَالِ بِالتَّا مِزْ وَسِمْ ۞ بِالنُّونِ فِعْلَ الأمْرِ إِنْ أمْرٌ فُهِمْ

Wamaadliya al-af’aalu bi at-taa’i miz wa sim – bi an-nuuni fi’lal amri in amrun fuhim

Artinya: Bedakanlah dengan tanda ta’ untuk ciri-ciri fi’il madhi. Dan bedakanlah fi’il amr dengan tanda nun taukid (sebagai cirinya) apabila kalimah itu bisa dipahami sebagai kata perintah.

وَالأَمْرُ إنْ لَمْ يَكُ لِلنُّونِ مَحَلْ ۞ فِيهِ هُوَ اسْمٌ نَحْوُ صَهْ وَحَيَّهَلْ

Wa al-amru in lam yaku li an-nuuni mahal – fiihi huwa ismun nahwu shah wa hayyahal

Artinya: Kata perintah yang tidak dapat menerima tanda nun taukid, maka kata perintah tersebut dikategorikan sebagai isim, seperti lafadz صَهْ dan حَيَّهَلْ.

Baca juga: Alfiyah Bab Mu'rab dan Mabni Lirik Latin Terjemah

Article Policy: Diperbolehkan mengambil sebagian artikel ini untuk tujuan pembelajaran dengan syarat menyertakan link sumber. Mohon koreksi jika ditemukan kesalahan dalam karya kami.
Tutup Komentar